Kumpulan Artikel Kesehatan dan Kecantikan Terbaru 2017

INFEKSI JAMUR KULIT ATAU TINEA


Kulit berjamur adalah penyakit yang identik dengan ‘jorok’. Namun sebenarnya, kulit berjamur belum tentu diakibatkan oleh hidup yang jorok. Ada berbagai macam infeksi jamur di kulit, namun kali ini kita akan membahas mengenai infeksi jamur yang disebabkan oleh Tinea, yang dapat menyerang bukan hanya kulit, tetapi juga kuku.

Tinea adalah salah satu infeksi jamur yang paling sering menyerang masyarakat. Tinea memiliki ciri khas dengan adanya keluhan kulit yang menyerupai adanya cacing di bawah kulit, namun sebenarnya tidak ada cacing di bawah kulit. Gambaran infeksi Tinea di kulit adalah seperti cincin kemerahan & meradang yang di tengah cincin tersebut ada kulit yang terlihat sehat. Infeksi tinea juga biasanya disertai rasa gatal, terutama saat berkeringat.

Seseorang dapat terkena infeksi Tinea di kulitnya dikarenakan tertular karena bersentuhan dengan orang lain yang sudah terlebih dahulu terinfeksi Tinea, atau menyentuh permukaan suatu benda yang lembab (tempat hidup favorit jamur) di tempat umum (misalnya WC umum). Seseorang juga dapat tertular dari binatang peliharaan mereka, seperti anjing, kucing, atau ternak.

Tinea dapat menyerang banyak bagian tubuh, dari mulai kulit kepala, pundak, dada, perut, lengan, tangan, selangkangan, sela-sela jari kaki, sampai kuku tangan & kaki. Ada ciri khas untuk infeksi Tinea di kulit kepala, yaitu hilangnya rambut di kulit yang terinfeksi.

Untuk mengetahui kepastian terkena infeksi Tinea, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter, karena banyak penyakit kulit lain yang menyerupai infeksi Tinea, sehingga pengobatannya juga berbeda.Pengobatan untuk infeksi Tinea dapat berupa obat yang dioleskan di tempat yang terinfeksi ataupun pengobatan yang harus diminum, terutama pada infeksi Tinea yang luas.

Pengobatan untuk infeksi Tinea adalah pengobatan yang tidak singkat, dimulai dari 2 minggu sampai berbulan-bulan untuk infeksi yang luas/berat. Sering kali infeksi ini kambuh karena pengobatan yang tidak tuntas, dikarenakan orang yang terinfeksi tinea biasanya menghentikan pengobatan ketika rasa gatal mulai hilang.

Untuk mencegah terinfeksi Tinea, yang harus dilakukan adalah menjaga kulit tetap bersih & kering.

Selain itu, hal-hal berikut dapat dilakukan untuk mencegah infeksi Tinea:
  • Gunakan pakaian & pakaian dalam yang menyerap keringat
  • Hindari penggunaan pakaian yang berlapis-lapis atau tebal, terutama di daerah tropis/panas
  • Jangan gunakan pakaian & alas kaki yang basah
  • Keringkan tubuh setiap kali setelah mandi atau terkena air
  • Ganti pakaian dalam & kaus kaki setiap hari
  • Gunakan alas kaki di tempat umum
  • Jangan saling meminjam pakaian & sepatu dengan orang lain
  • Obati hewan peliharaan yang terkena infeksi kulit


sumber : konsulsehat.com

Back To Top