Kumpulan Artikel Kesehatan dan Kecantikan Terbaru 2017

AKIBAT MEROKOK JAUH LEBIH BURUK PADA WANITA

Menurut hasil penelitian baru-baru ini, wanita perokok jauh lebih cepat mengalami penyakit paru-paru dibandingkan pria perokok.

Wanita ternyata sangat rentan atau mudah kena pengaruh racun akibat merokok. Sejumlah ahli riset di Amerika Serikat mengatakan baru-baru ini.

Menurut mereka, wanita perokok jauh lebih cepat mengembangkan penyakit paru-paru dibandingkan pria dan jauh lebih sedikit rokok yang menyebabkan kerusakan di kalangan wanita dibandingkan pria.
“Analisa kami secara keseluruhan menunjukkan bahwa wanita jauh lebih rentan terhadap pengaruh akibat merokok,” kata Dr Inga-Cecilie Soerheim dan para ahli riset di Brigham and Women’s Hospital di Boston dan University of Bergen di Norwegia.

Dr Soerheim yang mengemukakan penemuan itu di dalam pertemuan American Thoracic Society di San Diego, California, mengatakan, para ahli riset mencurigai hal ini, namun mengakui masih kekurangan bukti.
Tim peneliti itu menganalisa 954 orang di Norwegia yang menderita penyakit paru-paru obstruktif kronis (COPD) yang termasuk gangguan paru-paru mulai dari bronchitis kronis hingga emphisema (penyakit bengkak pada paru-paru karena pembuluh darah kemasukan udara).
COPD dialami oleh sekitar 210 juta orang di seluruh dunia. Gejala paling umumnya termasuk sesak napas, batuk dan terbatasnya kemampuan untuk berolahraga.
Di dalam penelitian itu, sekitar 60 persen terdiri dari pria dan 40 persen wanita. Semuanya adalah perokok atau bekas perokok.

Secara keseluruhan, kedua kelompok itu mengalami pemburukan paru-paru yang sama. Namun demikian, ketika para ahli riset mengamati mereka yang masih muda, yang usianya di bawah 60, atau para perokok lebih ringan, mereka membuktikan bahwa wanita mengalami penyakit yang jauh lebih berat dan dengan fungsi paru-paru yang jauh lebih buruk dibandingkan pria.

“Ini berarti wanita perokok di dalam penelitian kami mengalami penurunan fungsi paru-paru pada tingkat kebiasaan merokok mereka yang jauh lebih rendah dan pada usia yang lebih muda dari pria.

Dia mencurigai perbedaan itu berkaitan dengan anatomi. Wanita memiliki jalur udara yang jauh lebih kecil dari pria, yang membuat setiap batang rokok berpotensi untuk jauh lebih berbahaya. Hormon kemungkinan juga memainkan perannya, katanya.“Banyak orang percaya bahwa kebiasaan merokok tidak akan begitu berbahaya. Bahwa hanya beberapa batang rokok sehari akan sangat kecil risikonya,” katanya. “Namun demikian, di dalam kelompok yang hanya sedikit terbuka terhadap asap rokok, separuh dari
Tag : Lain-Lain
Back To Top