Kumpulan Artikel Kesehatan dan Kecantikan Terbaru 2017

Pinggang Lebar Berisiko Pikun

PEREMPUAN yang memiliki tubuh berbentuk apel (menyimpan lemak di area perut) tidak hanya berisiko lebih besar meninggal akibat serangan jantung atau stroke, tetapi juga berisiko lebih besar menderita demensia atau pikun. Kabar kurang menyenangkan bagi perempuan yang membawa lemak di sekitar pinggang ini diungkapkan oleh para peneliti dari Sahlgrenska Academy at Gothenburg University di Swedia.

Studi yang mempelajari kesehatan 1.500 perempuan ini menemukan, mereka dengan ukuran pinggang yang lebih lebar dari pinggul berisiko 2 kali lipat lebih besar mengalami kepikunan saat mereka beranjak tua.

"Setiap orang dengan kelebihan lemak di perut berisiko lebih besar mengalami kematian dini akibat serangan jantung dan stroke," tutur peneliti Deborah Gustafson, seperti dikutip situs dailymail."Akan tetapi, jika mereka tetap hidup hingga usia di atas 70, mereka berisiko besar mengalami kepikunan."

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Neurology ini didasarkan pada studi populasi yang dilakukan terhadap perempuan di Gothenburg. Studi ini diawali pada 1960-an dengan melibatkan partisipan berusia antara 38 dan 60. Di awal studi, mereka diminta menjalani pemeriksaan dan menjawab pertanyaan seputar kesehatan dan gaya hidup mereka.

Survei follow-up yang dilakukan sekitar 32 tahun kemudian menemukan, 161perempuan telah mengalami kepikunan, dengan usia rata-rata 75 saat terdiagnosis. Studi juga mengungkap bahwa partisipan dengan ukuran pinggang lebih lebar dibandingkan pinggul saat usia pertengahan berisiko 2 kali lipat lebih besar mengalami demensia saat mereka memasuki usia tua.

Studi sebelumnya juga telah menemukan bahwa kelebihan lemak di area perut meningkatkan risiko penyakit jantung hingga 70% dan meningkatkan risiko diabetes tipe 2 hingga 80%
Tag : ARTIKEL
Back To Top